Install WordPress Self-Hosted Localhost

Install WordPress Self-Hosted Localhost

“Saya ingin belajar WordPress Self-Hosted tapi tidak punya domain dan web hosting. Apa bisa?” – sebut saja Bunga, umur lupa ditanya.

Bisa!
Kita bisa menjalankan bahkan mengutak-atik WordPress self-hosted tanpa menggunakan domain dan server hosting. Tapi tentu saja bukan untuk dipakai ngeblog seperti blog yang ada di internet pada umumnya. Ngeblog menggunakan WordPress self-hosted hanya bisa dilakukan bila mempunyai domain dan terhubung ke server hosting.

Namun, untuk sekedar belajar mengenal WordPress, ngetest plugin atau mencoba themes, bisa kita lakukan secara off-line hanya menggunakan PC atau Laptop. Tanpa perlu domain dan server webhosting sungguhan.

Bagaimana caranya?

Caranya dengan menjadikan PC/Laptop kita sebagai server lokal (localhost) sehingga WordPress self-hosted bisa dijalankan layaknya pada server sungguhan.

Untuk itu kita membutuh bantuan sebuah aplikasi yang bernama XAMPP .

xampp

XAMPP ( X-Apache MariaDB PHP Perl) dikembangkan oleh Apache Friends , banyak digunakan para web developer untuk menguji berbagai aplikasi, plugin, atau themes sebelum diupload pada server hosting beneran.

Tertarik? Yuk lanjut..

Mari kita lakukan beberapa langkah mudah menginstall XAMPP dan WordPress pada PC atau Laptop.

1. Download XAMPP dan WordPress.

  • Download aplikasi XAMPP dari situs resminya Apache Friends di SINI. Ada beberapa pilihan installer XAMPP yang ditawarkan. Dalam contoh ini saya menggunakan OS WINDOWS dan memilih XAMPP versi : 7.2.10 – sesuai versi php terbaru yang tersedia pada menu download.
  • xampp download
  • Kemudian Download softaware WordPress Self-Hosted terbaru dari WordPress.org di SINI.
  • Setelah semua proses download selesai kita tidak lagi membutuhkan koneksi internet, karena semua akan dilakukan secara off-line.

2. Install XAMPP pada PC/ Laptop

Buka file XAMPP installer yang telah anda download dan lakukan proses instalasi seperti biasanya.
Bila ada pop-up peringatan seperti ini, abaikan saja dan klik “YES”.

BACA JUGA :  Efek Menggunakan Script Anti Copy-Paste (Disable Right Click)

xampp antivirus

uac

 

Setup XAMPP
Pada bagian select components , untuk menginstall software seperti WordPress, Drupal, Joomla dan lainnya kita tidak membutuhkan semua komponen. Hilangkan centang pada bagian yang tidak digunakan.

xampp components

Yang dibutuhkan hanya :
– Apache
– PHP
– MySql
– phpMyAdmin.

Pada bagian selanjutnya tentukan drive pada PC/ Laptop dimana XAMPP akan diinstall.
Secara default XAMPP akan terinstall pada drive C:\xampp , namun karena storage di drive C:\ saya sudah kepenuhan dan supaya tidak terjadi bentrok dengan settings UAC (User Account Control) maka saya memilih menginstall XAMPP di drive D:\xampp

xampp drive

Anda bebas menentukan di drive mana XAMPP akan diinstall. Klik Next.

Selanjutnya akan ada prompt yang menanyakan apakah anda ingin menginstall Bitnami for XAMPP?

Kita tidak memerlukan itu untuk menginstall XAMPP dan WordPress, jadi hilangkan saja tanda centang.

Selanjutnya tunggu hingga proses instalasi selesai dan prompt selanjutnya muncul..

xampp setup

Klik FINISH jika anda ingin langsung menjalankan XAMPP.

Setelah XAMPP control panel terbuka, kita harus menjalankan 2 module yaitu APACHE dan MySQL.
Klik tombol START pada module APACHE dan MySQL hingga statusnya menjadi berwarna hijau.

start xampp

Setelah status berubah menjadi hijau, kita bisa mencoba apakah XAMPP sudah bisa dijalankan di PC/Laptop.
Buka browser dan kunjungi http://localhost
Jika berhasil maka tampilannya seperti ini :

Install WordPress Self-Hosted Localhost pada PC / Laptop

Horeee berhasil!
Kini langkah selanjutnya..

3. Membuat MySQL database untuk WordPress.

Buka XAMPP control panel pada baris MySQL klik “Admin” (di sebelah tombol START/STOP).
Panel phpMyAdmin akan terbuka pada tab browser anda.

phpmyadmin

Klik “New” untuk membuat MySQL database baru
Tentukan nama database anda sesuai selera.
Pada contoh ini saya menggunakan “WordPress

BACA JUGA :  Efek Menggunakan Script Anti Copy-Paste (Disable Right Click)

create sql

Lalu klik Create. *jangan lupa catat nama database yang telah dibuat.

4. Membuat folder untuk WordPress.

Buka folder XAMPP pada drive yang anda gunakan untuk instalasi XAMPP dan temukan folder htdocs di dalamnya.
Buat satu folder baru di dalam folder htdocs. Folder inilah sebagai alamat instalasi WordPress anda nantinya yang akan menampung semua file-file WordPress. Pada contoh ini saya membuat folder “WordPress” :
D:\XAMPP\htdocs\wordPress
Anda bebas menamainya apa saja sesuai keinginan.

htdocs

Selanjutnya, ekstrak file WordPress.zip yang telah didownload sebelumnya.
Setelah itu copy dan paste seluruh file-file WordPress tersebut ke folder yang tadi anda buat pada langkah sebelum ini.

Seperti pada gambar : sellect all > copy

copy paste

Lalu paste pada folder yang telah dibuat.

paste
Paste pada folder yang telah dibuat.

5. Install WordPress

Setelah semua file WordPress ada di folder tersebut, silahkan buka browser dan kunjungi: http://localhost/namafolderanda

Dalam contoh ini :
http://localhost/worpress

Taraaaam!
Selamat datang di menu instalasi WordPress!

welcome
Klik Let’s Go!

Selanjutnya mengisi detail database.

database

Database name : isi dengan database name yang telah dibuat
Username : root (default)
Password : kosongkan saja
Table Prefix : Wp_ (biarkan default atau boleh ganti prefix sesuai keinginan).

Lalu klik Submit

Pada bagian selanjutnya isilah data login WordPress anda.

site data

Lalu klik Install WordPress

Jreeeeeng!

sukses

WordPress telah berhasil terinstall. Untuk masuk ke dashboard admin gunakan username dan password yang telah anda buat pada langkah sebelum ini.
Klik login atau kunjungi alamat default WordPress Admin : http://localhost/namafolderanda/wp-admin

Selesai.

Kini PC/Laptop anda sudah terinstall WordPress self-hosted menggunakan XAMPP.

 

Penutup

Menjalankan WordPress pada localhost adalah salah satu “cara aman” untuk belajar mengutak-atik WordPress daripada langsung melakukannya pada situs aktif sungguhan.

BACA JUGA :  Efek Menggunakan Script Anti Copy-Paste (Disable Right Click)

Sebagai catatan, hasil percobaan pada localhost bisa saja berbeda ketika diterapkan pada server layanan hosting anda. Faktor penyebabnya antara lain adalah perbedaan spesifikasi dan konfigurasi hardware yang digunakan.

Sekali lagi..
WordPress yang terinstall pada localhost di PC/Laptop bukan untuk digunakan sebagai blog online.

Demikianlah cara install WordPress Self-Hosted localhost pada PC/Laptop dengan menggunakan aplikasi XAMPP. Mudah bukan?

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Jangan lupa tinggalkan jejak anda pada kolom komentar ya!

8 thoughts on “Install WordPress Self-Hosted Localhost”

  1. Dulu sewaktu masih gandrung ngutak-ngatik template wordpress saya pun pakai jurus ini mbak. Ini juga cocok banget buat blogger yg mau belajar gmn cara kerja wordpress, terutama yg baru migrasi dari blogspot.

    1. Yup mas Darin, sangat berguna banget bagi yang pengen latihan dulu sebelum migrasi ke wordpress atau bagi yg penasaran bagaimana menggunakan dan mengembangkan wordpress self-hosted dari nol.

  2. Aku pilih self hosted dari penyedia hosting aja deh, ngatur sendiri malah pusing 😅 sama supaya klo Ada apa2 langsung Ada yg handle

    1. Iya sih mbak, biar kita bisa fokus ke nulis konten aja ya. Tapi bagi yag belum punya hosting ini bisa jadi alterative, semacam test drive sebelum punya hosting beneran.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *